Wednesday, August 6, 2014

LG Kenalkan Televisi Portabel yang Dapat Digulung



mengumumkan perusahaannya sedang mengembangkan televisi OLED (organic light-emitting diode) pada Kamis (11/7). Televisi berukuran 18 inchi ini dapat digulung jika sedang tidak digunakan. OLED menawarkan resolusi HD 1200x810 atau hampir satu juta megapiksel.

Menurut keterangan dari LG, televisi tipis ini dapat digulung dengan diameter gulungan tiga sentimeter. Meski digulung, LG mengklaim hal itu tak akan memengaruhi kualitas gambar yang dihasilkan.

OLED dapat digulung karena dibuat menggunakan film berbasis polyimide. Bahan ini memungkinkan panel menjadi fleksibel daripada penggunaan plastik konvensional. Film polyimide ini juga membantu mengurangi ketebalan panel secara signifikan sehingga meningkatkan fleksibilitasnya.

Akan tetapi, tak seorang pun memperkirakan televisi ini bisa dijual di pasaran dalam waktu dekat. Pengembangan produk ini masih menyisakan beberapa hal yang harus dibenahi. LG sendiri menekankan di masa depan mereka akan dapat memproduksi televisi gulung hingga ukuran 50 inchi.

“Ide TV yang dapat digulung adalah terobosan yang mungkin belum terpikirkan sebelumnya. Dengan hadirnya TV gulung, ruangan di rumah anda akan lebih efisien,” kata Will Findlater, Kepala Editor majalah gadget Stuff.

“TV layar lebar portabel akan menjadi trend di masa depan,” tambahnya.

“LG Display adalah pionir dari OLED TV dan saat ini memimpin teknologi OLED generasi berikutnya,” demikian pernyataan Wakil Presiden sekaligus kepala R&D LG Display, In-Byun Kang.

“Kami yakin pada 2017 LG akan sukses mengembangkan Ultra HD yang fleksibel dan OLED dengan panel transparan berukuran lebih dari 60 inchi,” tambah In-Byun Kang.

Digital Trend melaporkan, LG kemungkinan akan membawa prototype produknya pada event tahunan IFA electronics September mendatang di Jerman.

Tahun ini pada CES (Consumer Electronics Show) di Las Vegas, LG memperkenalkan produk komersial pertama dari OLED Curved panel TV. Musim gugur lalu, LG juga mengumumkan G Flex, yang merupakan ponsel lipat pertama di dunia.

Lima Langkah Mudah Amankan Smartphone



Saat ini, keberadaan smartphone bukan lagi merupakan hal langka. Di mana-mana banyak orang yang membawa perangkat cerdas ini seiring harganya yang makin terjangkau.

Namun demikian, karena bentuknya yang kecil, seringkali kita jumpai banyak orang yang kehilangan perangkat ini. Kehilangan ini diakibatkan oleh beberapa sebab, antara lain terjatuh/tertinggal di tempat umum, atau karena dicopet atau dirampok.

Nah, untuk membantu pengguna melakukan antisipasi terhadap hal ini, di bawah ini tersaji lima tip praktis yang kami sarikan dari berbagai situs sekuriti untuk mengamankan perangkat tersebut. Inilah langkah-langkahnya:

1. Kunci layar perangkat

Banyak pengguna perangkat genggam yang seringkali tidak peduli dengan urusan kunci-mengunci layar perangkatnya ini. Padahal, mengunci layar merupakan salah satu langkah pengaman untuk menyulitkan orang lain (yang tidak berhak) mengintip data perangkat. Meskipun ada banyak perkakas yang bisa dipakai untuk membobol fasilitas ini, penggunaan fasilitas penguncian layar akan membuat orang yang tidak berhak harus berusaha sedikit lebih keras untuk memanfaatkan perangkat Anda.

2. Aktifkan fasilitas remote tracking/wiping

Aneka platform perangkat genggam (Android, iOS, BlackBerry, dan Windows Phone) telah menyediakan fasilitas pelacakan dan penghapusan data di perangkat secara remote (dari jarak jauh). Prosesnya juga bisa dilakukan dengan mudah, dengan beberapa klik mouse di layar komputer. Dengan fasilitas ini, setidaknya, data dalam perangkat akan bisa dilindungi agar tidak jatuh ke tangan orang yang tidak berhak (meskipun perangkatnya sendiri mungkin tidak akan kembali lagi ke tangan Anda).

Aplikasi pengunci yang bisa dipakai di perangkat Android misalnya Android Device Manager, sedangkan di iOS adalah Find My Phone. Sementara aplikasi di Windows Phone dan BlackBerry yang bisa dipakai masing-masing adalah Find My Phone dan BlackBerry Protect.

3. Back up aneka file dalam perangkat

Satu hal yang juga harus dijalankan jika kita ingin data tetap berada dalam genggaman adalah melakukan proses backup. Hal ini merupakan hal yang penting mengingat perangkat ponsel masa kini bukan saja diisi oleh aneka aplikasi, melainkan juga aneka data penting seperti dokumen pribadi, foto-foto pribadi, video keluarga, dan aneka file lain yang penting. Jangan sampai jika ponsel hilang, hilang semua kenangan yang tersimpan dalam perangkat Anda. Untungnya, proses backup ini sudah bisa dilakukan dengan mudah via layanan cloud yang ditawarkan pembuat ponsel. Fasilitas yang bisa dipakai misalnya Backup & reset dalam menu Settings (pada perangkat Android) dan Storage & Backup dalam menu iCloud (pada perangkat iOS).

Selain itu ada juga layanan lain berbasis awan yang bisa dipakai untuk mem-backup data perangkat, misalnya layanan dari Dropbox, OneDrive, atau Box.

4. Manfaatkan pengaman dari layanan yang dipakai

Jika kehilangan perangkat saat perangkat masih dalam keadaan terhubung ke layanan cloud (sebagaimana lazimnya perangkat masa kini yang selalu terhubung dengan layanan cloud), tentunya Anda harus melakukan pengamanan untuk mencegah pencuri atau pengambil perangkat Anda mengganti password untuk login ke layanan tersebut.

Hal yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan remote logout. Misalnya, pada Facebook, Anda bisa membuka halaman Security pada layar Settings dan memilih Edit pada baris Where You’re Logged In. Jika tamu tak diundang berhasil masuk ke akun Facebook Anda, Anda akan bisa melihat jejaknya di sini. Anda lalu bisa mengusirnya keluar dari akun Anda.

Jika Anda menggunakan perangkat Android, Anda tinggal masuk ke login Gmail, lalu mengeklik Details di bagian pjok kanan bawah untuk melihat catatan login terbaru. Anda bisa memanfaatkan pilihan untuk membatalkan secara remote semua aktivitas mencurigakan. Bahkan jika Anda secara tidak sengaja membatalkan proses login yang Anda lakukan sendiri, Anda hanya perlu login lagi. Layanan lain seperti Dropbox juga memiliki metode pengamanan yang serupa.

5. Enkripsilah data Anda

Mengenkripsi data yang tersimpan dalam perangkat akan makin menyulitkan langkah pencuri untuk mengambil data Anda. Meskipun langkah enkripsi ini akan memperlambat kinerja ponsel dalam kondisi tertentu, penggunaan langkah ini akan sepadan dengan efek yang akan ditimbulkannya. Pada perangkat berbasis iOS, proses enkripsi akan dilakukan secara otomatis begitu Anda melakukan setting passcode pada perangkat Anda.

Pada perangkat berbasis Android, Anda bisa menemukan setting ini pada bagian Security. Proses enkripsi ini tentunya akan memakan waktu. Namun, begitu prosesnya selesai, Anda akan bisa menggunakan perangkat ini secara normal. Proses enkripsi ini tidak dapat dibatalkan tanpa melakukan factory reset.

Rahasia Transformasi Organisasi TI Next-Gen


Transformasi dan perubahan sangat dekat dalam makna. Dan belakangan ini kita sering mendengar kata transformasi digandengkan dengan organisasi, bisnis, atau teknologi.

Di mana pun transformasi akan terjadi, mengubah organisasi bukanlah pekerjaan mudah karena perubahan ini tidak begitu saja terjadi. Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan, ada banyak orang harus diajak bekerjasama dan didorong ke arah perubahan tersebut.

Transformasi dalam organisasi TI pun demikian, sebuah pekerjaan yang kompleks. Selain isu-isu  yang jamak ditemukan dalam suasana transformasi, ada beberapa hal unik yang harus dihadapi para IT leader dalam mentransformasikan organisasinya.

IT Transformation Institute memformulasikan empat pilar transformasi untuk membantu mengubah departemen TI menjadi the next-generation IT organization.

1. Kepempimpinan (leadership)

Perubahan tidak akan terjadi dari atas ke bawah maupun sebaliknya. Transformasi akan terjadi ketika setiap orang dalam organisasi melihat dirinya sebagai seorang IT leader. Setiap orang merasa dirinya bertanggung jawab mewujudkan perubahan tersebut. Setiap orang dalam organisasi harus mencanangkan visi yang selaras visi organisasi.

Mentransformasi organisasi TI harus dimulai dari kepemimpinan. Kalau Anda adalah salah satu bagian dari tim eksekutif, Anda akan berperan besar. Kuncinya adalah memberi tantangan kepada tim dan memercayai keputusan yang mereka buat. Tetapi jika Anda bukan bagian dari jajaran eksekutif, mulailah berpikir dan bertindak seperti seorang IT leader.

2. Menyatukan “silo” dan mengembangkan tim berkemampuan tinggi

Salah satu kendala transformasi yang kerap tak kasatmata adalah adanya “pulau-pulau” dalam organisasi. Organisasi TI pun mengalami hal tersebut. Bahkan di departemen TI, pulau-pulau ini sudah dianggap kewajaran, tetapi berpotensi menghambat transformasi.

Oleh karena itu, pemimpin TI harus memfokuskan diri pada pengembangan tim dengan kemampuan tinggi. Mereka harus mampu “menguasai medan” di seantero perusahaan dan menjembatani “pulau-pulau TI” yang ada. Langkah penting yang harus dilakukan adalah membuka peluang untuk dialog terbuka. Kedua, merancang visi yang menarik dan dapat diadaptasi oleh organisasi.

3. Persamaan pelanggan (customer equation)

Persamaan pelanggan berbunyi seperti ini: nilai yang diperoleh (perceived value) = nilai bisnis (business value) + pengalaman pelanggan (customer experience). Jika di dalam perusahaan, TI diposisikan sebagai business enabler terpercaya dan penyedia layanan andal, Anda harus memastikan bahwa organisasi TI dapat memberikan perceived value yang tinggi. Perceived value adalah kombinasi antara nilai bisnis yang dapat diantarkan oleh layanan TI dan penglaman customer dalam menerima nilai tersebut. Tanpa memahami persamaan tersebut dan memerhatikan dua komponen tadi, transformasi apapun tiada berarti bagi pelanggan.

4. Mengkatalisasi perubahan

Tidak cukup jika para pemimpin TI hanya memahami hasil yang diharapkan dari transformasi. Mereka harus menjadi katalis bagi perubahan, dan itu artinya membutuhkan keterlibatan dalam berbagai aktivitas yang dirancang untuk merealisasikan visi; mendorong keterlibatan semua orang dan merancang investasi; dan secara efektif mengkomunikasikan dan melatih organisasi dalam peran barunya.

Mayoritas Perusahaan Alami Serangan Sekuriti



Berdasarkan survei yang diselengarakan oleh Cyber Defense Maturity Report dan IDG Connect belum lama ini, terungkap bahwa sekitar 96% perusahaan telah mengalami insiden sekuriti.

Survei terhadap 1.600 pengambil keputusan TI di perusahaan (dengan jumlah karyawan sebanyak 500 orang di lima industri TI di AS dan Eropa) ini menyatakan bahwa 43 persen responden menganggap bahwa pencegahan, identifikasi, dan diagnosis masalah kini merupakan langkah yang lebih menantang dibandingkan dengan situasi pada dua tahun lalu. Laporan ini juga mengungkap fakta bahwa satu dari lima perusahaan mengalami lima atau enam insiden sekuriti dalam dua belas bulan terakhir.

Kebanyakan dari masalah sekuriti ini berasal dari malware, aneka masalah pada perangkat nirkabel dan aplikasi, masalah akses jaringan, aplikasi ilegal, penggunaan perangkat pribadi dan kebocoran data. Selain itu, aktivitas lain seperti phishing, pelanggaran kebijakan, dan akses data oleh orang yang tidak berhak merupakan alasan lain yang menjadi penyebab rentannya perusahaan terhadap serangan sekuriti.

Tuesday, August 5, 2014

Leluhur Burung Ternyata Karnivora Raksasa



 Seorang ahli paleontologi, berpose di samping tulang dinosaurus yang baru ditemukan di sebuah peternakan di La Flecha, Patagonian, Argentina, (16/5). Para ahli mengatakan tulang tersebut milik Titanosauria dari kelompok Sauropoda berleher panjang yang hidup pada 90 juta tahun lalu. dailymail.co.uk


burung-burung masa kini ternyata merupakan keturunan keluarga dinosaurus pemakan daging. Sebuah studi yang dikerjakan ilmuwan University of Southampton menguak bagaimana karnivora raksasa yang dulu merajai daratan akhirnya berevolusi menjadi burung. Penelitian itu menunjukkan tubuh dinosaurus buas menyusut selama evolusi yang berlangsung lebih dari 50 juta tahun.

Dalam jurnal Science, 31 Juli 2014, para peneliti memaparkan bagaimana dinosaurus bertransformasi menjadi burung. Anggota dinosaurus teropoda, nenek moyang burung modern, menjadi satu-satunya dinosaurus yang tubuhnya diketahui terus menyusut. "Para leluhur burung itu mengembangkan trik adaptasi baru, seperti bulu, sayap, furcula (tulang yang berada di antara leher dan dada burung) dan bergerak empat kali lebih cepat ketimbang dinosaurus lain," kata Darren Naish, pakar palaeontologi vertebrata di University of Southampton.

Michael Lee, profesor dari School of Earth and Environmental Sciences, University of Adelaide, mengatakan, di dunia yang diisi hewan raksasa, para leluhur burung punya peluang hidup lebih besar dengan berubah menjadi lebih kecil dan ringan. Adaptasi anatomi, seperti kemampuan memanjat pohon, meluncur, dan terbang juga membantu mereka bertahan hidup. "Yang terpenting, evolusi itu membuat nenek moyang burung selamat dari bencana hantaman meterorit yang membunuh semua dinosaurus kerabat mereka," kata Lee.
Dalam studi itu, para peneliti mempelajari lebih dari 1.500 data anatomi dinosaurus untuk merekonstruksi pohon keluarga hewan itu. Dengan pemodelan matematika, mereka melacak evolusi adaptasi dan perubahan ukuran tubuh setiap dinosaurus. "Dinosaurus yang paling dekat relasinya dengan burung semuanya berukuran kecil. Banyak dari mereka, terutama Microraptor, punya kemampuan memanjat dan meluncur," kata Gareth Dyke, pengajar senior palaeontologi vertebrata di University of Southampton.

Leluhur burung mengalami evolusi paling inovatif dibanding dinosaurus lain. "Dalam evolusi, burung mengalahkan dinosaurus lain. Mereka selamat dari bencana, sementara kerabatnya yang bertubuh lebih besar tidak bertahan," kata Lee.

Smartwatch HP yang Mewah Memiliki Desain Paling Keren di antara Smartwatch Lain

HP memang kadang kala dikenal sebagai produsen gadget dengan desain kaku yang tampak pada sebagian produk-produknya tapi bukan berarti mereka tidak bisa membuat produk keren dan kali ini mereka kembali lagi menghasilkan gadget smartwatch yang keren dan mewah bahkan mengalahkan desain Motorola Moto 360 yang oke punya.



Smartwatch HP ini didesain oleh desainer Amerika bernama Michael Bastien yang akan dijual melalui ritel online Gilt tahun ini. Nantinya smartwatch ini akan kompatibel dengan iOS dan Android yang bisa berarti ada 2 versi jam tangan pintar.  Case stainless steel 44mm melingkupi smartwatch ini dan memang menjadikan jam tangan ini cocok untuk pria. Bastian sang desainer memang ingin menampilkan jam yang memiliki estetika seperti interior mobil mewah.

Lalu rencana smartwatch ini akan tersedia dalam warna nylon olive green, brown leather, black rubber, serta hitam dalam edisi terbatas dengan tali yang bisa diganti dengan bahan dari kulit, nylon dan karet.

Smartwatch ini dapat berfungsi sebagai hub notifikasi, melihat panggilan masuk, sms dan email, serta menampilkan reminder dari calendar serta dapat menjadi remote control dari aplikasi musik smartphone.



Hebatnya HP menjanjikan 7 hari untuk daya tahan baterai yang kurang lebih sama dengan Pebble dan Sony Smarwatch 2.

Harga smartwatch HP ini belum diumumkan resmi tapi rencana akan diluncurkan musim gugur tahun ini di mana kemungkinan harga adalah 200 USD.

Awas, 70% Perangkat yang Tersambung dengan Internet Rawan Menjadi Korban Peretasan



Hasil penelitian Hewlett-Packard (HP) menyatakan bahwa hampir 70% perangkat yang tersambung dengan internet memiliki tingkat kerawanan hacking.  Dalam penelitian ini, Hewlett-Packard menggunakan 10 macam teknologi tinggi yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari termasuk webcam dan smart TV.

Jika dirata-rata, setiap perangkat memiliki tingkat kerawanan 25. Kerentanan yang cukup tinggi ini dipicu oleh tingkat keamanan password dan perlindungan software yang masih lemah.  8 dari 10  perangkat memiliki sistem password yang kurang kuat dalam menghadapi ancaman hacking.



Diprediksi akan ada sekitar 26 miliar perangkat teknologi yang tersambung dengan internet pada 2020, Diharapkan poduksi yang akan dilakukan dalam jumlah yang amat besar ini mampu menciptakan system proteksi yang lebih kuat.

Penelitian yang dilakukan HP ini merupakan bagian dari proyek OWASP (Open Web Application Security Project) yang bertujuan untuk megedukasi masyarakat terkait kemanan teknologi internet. Di era yang serba teknologi ini, ISE (Internet Security Education) mejadi amat penting. Namun kenyataannya, hanya segelintir orang saja yang memahaminya.